Belajar & Berbagi

Mengenal Saham

Sedikit mengenal saham
Sebenarnya masih jauh untuk bisa ikut berinvestasi di saham. Tulisan ini hanyalah sebagai arsip yang mungkin bisa digunakan beberapa bulan / tahun kedepan. Mudah-mudahan juga jadi pembendaharaan pengetahuan buat kita.

Saham adalah suatu surat berharga yang di perjualbelikan di pasar khusus, pasar atau bursa saham. Untuk mendapatkan dana, sebuah perusahaan melepaskan saham di bursa saham, dan seseorang atau badan usaha bisa membeli saham tersebut, yang kemudian pihak pembeli ini berhak untuk mendapatkan keuntungan seperti deviden dan lainnya.

Dengan menerbitkan saham, berarti perusahaan akan menarik modal dari investor baik itu perseorangan maupun badan atau institusi yang lain. Saat pertama kali perusahaan meluncurkan saham, hal ini di namakan IPO (initial Public Offering) atau penawaran perdana kepada publik untuk ikut memiliki andil dalam perusahaan tersebut.
Perdagangan saham ini terjadi di bursa saham, tempat di mana saham di perjual belikan.

Pasar saham pada hakekatnya sama saja dengan pasar tradisional. Di sana ada pembeli, penjual dan juga kegiatan tawar-menawar harga. Pasar ini menjadi semacam fasilitator yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana (perusahaan) dengan pihak yang mempunyai dana (investor).

Perusahaan akan memperoleh dana nya dengan melepas sebagian sahamnya ke publik, sedangkan investor memperoleh sarana investasi berupa saham perusahaan.

Sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah pasar saham ini. Setiap negara memiliki pasar saham masing-masing.

Beberapa Pengertian Tentang Saham

¤ LONG POSITION
Investor yang melakukan pembelian sehingga dengan demikian memiliki saham atau suatu kontrak berjangka dikatakan melakukan posisi long.

¤ SHORT POSITION
Investor yang melakukan penjualan suatu saham atau kontrak berjangka tanpa di dahulukan dengan posisi long sebelumnya dikatakan melakukan posisi short.
Short position umum di lakukan dalam perdagangan kontrak berjangka seperti futures, namun tidak dalam perdagangan saham.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Harga

* Internal
¤ Corporate action : Dividen Tunai, Dividen Saham, Saham Bonus, Stock Split & Reverse Split, Rights Issue, Buyback
¤ Kinerja emitmen : Tercermin dalam laporan keuangan
¤ Merger, Akusisi, Restrukturisasi, Spin-off, Tender

* Eksternal
¤ Kebijakan pemerintah : Fiskal, Moneter, dll
¤ Trend industri atau sektoral, Siklus bisnis
¤ Trend bursa global & nilai tukar mata uang
¤ Fenomena alam, kebakaran, banjir, terorisme
¤ Sengketa hukum, somasi, sita jaminan, sanksi dari regulator

Tipe Investor

¤ Risk Averter : Konservatif
Investor kategori ini cenderung menghindari investasi berisiko. Jika terdapat dua alternatif investasi yang memberikan return sama, maka dia akan memilih investasi dengan risiko terkecil.

¤ Risk Taker : Spekulatif
Investor kategori ini lebih berani mengambil resiko jika pilihan investasi yang ditawarkan dianggap dapat memberikan return yang sepadan dengan resikonya.

¤ Netral
Investor kategori ini lebih bijak dalam pengambilan keputusan investasi. Bila perlu, si investor bersedia bersikap spekulatif pada kondisi tertentu yang di anggap cukup aman dan cenderung konservatif jika kondisinya tidak memungkinkan.

Baca Juga : Kredit Emas (Logam Mulia) di Pegadaian

Popular Posts