Belajar & Berbagi

Apakah Emas (Logam Mulia) Adalah Aset?

Apakah Emas (Logam Mulia) Adalah Aset?

Mempunyai tabungan di Bank dengan saldo dibawah satu juta rupiah, bukannya membuat uang kita bertambah, yang ada malah berkurang. Keuntungan yang di berikan Bank kepada saya sebagai penabung lebih kecil di banding biaya administrasi yang saya keluarkan.


Akhirnya kepikiran untuk menabung lewat Emas (Logam Mulia). Kebetulan Pegadaian memberi kemudahan, kita bisa mempunyai kepingan Logam Mulia dengan cara mencicil. Iseng-iseng nyobainlah mencicil ke Pegadaian.

Sekarang, setelah punya beberapa keeping Logam Mulia, malah jadi bertanya-tanya, Logam Mulia ini untuk apa ???
Pertanyaan tersebut muncul setelah teringat bahwa saya punya sebuah keinginan, yaitu mempunyai penghasilan tambahan dari sesuatu yang saya tidak / sedikit terlibat di dalamnya. Sementara kepingan Logam Mulia ini belum juga memberikan saya penghasilan. Jadi, apakah Emas (Logam Mulia) itu adalah sebuah asset?

Berbicara tentang Aset, sepertinya aset ini mempunyai dua pengertian. Pengertian pertama bahwa asset ini adalah kekayaan, dan pengertian kedua, asset adalah sesuatu yang memberi kita penghasilan walaupun kita tidak / sedikit terlibat di dalamnya. Dengan melibatkan skala prioritas, saya memilih pengertian yang kedua untuk jadi prioritas pertama.

Setelah berpikir-pikir, akhirnya saya memutuskan untuk menjadikan kepingan Logam Mulia ini menjadi sebuah jaminan. Saya belum mau menjualnya, dan akhirnya saya gadaikan di Pegadaian.

Memulai mewujudkan Aset.
Uang dari Pegadaian saya tukarkan dengan batu, pasir dan semen untuk mulai mewujudkan mimpi lewat property pertama yang berhasil dibeli, berupa tanah kosong,
Rencananya adalah mendapatkan penghasilan dari rumah kontrakan.
Alhamdulillah, pondasinya sudah selesai. Selanjutnya adalah memikirkan bagaimana bangunan kamar / tempat tinggal untuk di kontrakan tersebut bisa berdiri.

Apabila mengacu kepada pengertian yang kedua tentang asset ini, punya bangunan / tempat tinggal untuk dikontrakan adalah sebuah asset. Setujukah Anda…?

Kembali lagi kepada logam mulia atau emas.
Bila dilihat dari harga jual, logam mulia ini hampir mirip dengan tanah. Harga logam mulia dan tanah selalu naik dari tahun ke tahun. Mungkin karena itulah banyak orang yang merekomendasikan tanah dan logam mulia sebagai jenis investasi. Logam mulia adalah sebuah aset seperti halnya tanah. Tetapi mempunyai satu atau keduanya belum bisa memberi kita sebuah aset yang menghasilkan. Logam mulia bisa memberi kita penghasilan ketika kita menjualnya dengan harga lebih tinggi daripada harga pada waktu kita membelinya.

Bila berbicara lagi mengenai aset. Aset sebagai sebuah kekayaan dan aset sebagai pemberi penghasilan. Seperti di jelaskan tadi, bila tujuannya adalah untuk memberikan penghasilan, maka logam mulia atau emas bisa dikatakan bukan termasuk aset.

Lain halnya dengan mempunyai tanah dengan atau tanpa bangunan lalu kita sewakan, maka inilah yang di katakan sebuah aset.
Tanah yang Anda punya dan disewakan tersebut memberikan penghasilan untuk Anda.

Baca juga :


Popular Posts