Belajar & Berbagi

Pengalaman Bekerja untuk Orang Lain

Seorang teman datang dan mengeluh karena jumlah pekerjaan dan tanggungjawabnya bertambah, sementara gaji yang didapat tidak ikut bertambah. Katanya, akhir-akhir ini, cukup sering dia merasa sedih karena kerja kerasnya hanya berbuah marah dari sang bos. Tapi apa hendak dikata, ini mungkin salah satu resiko dari bekerja untuk orang lain.

Terakhir kali datang, dia bilang bahwa sudah tidak kuat lagi dengan kondisi di tempat kerjanya tersebut dan kepikiran untuk berhenti bekerja.
Saya menyarankan padanya untuk tetap bertahan, atau bila memang sudah benar-benar tidak bisa dipertahankan, dapatkanlah dulu pekerjaan pengganti sebelum memutuskan untuk keluar.

Waktu terus berjalan, beberapa bulan kemudian saya mendengar kabar bahwa teman tersebut sudah keluar dari pekerjaannya dan memilih untuk berbisnis / berwirausaha.

Pengalaman Bekerja untuk Orang Lain

Terhadap situasi seperti ini, ada pendapat yang berbeda-beda, ada yang mengatakan bahwa itu adalah langkah yang bagus, tapi ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah langkah yang kurang tepat.
Membangun bisnis tanpa perencanaan dan persiapan bisa jadi sangat berresiko, apalagi bila tidak mempunyai penghasilan yang lain.
Seorang yang sering punya rasa takut seperti saya, mengganggap kalau keputusan yang diambil teman itu mempunyai tingkat resiko yang tinggi, resiko terdekatnya adalah gagal mendapatkan penghasilan.
Setiap orang punya pandangan, pendapat dan keyakinan yang berbeda-beda.

Kerja untuk Orang Lain atau Kerja untuk Diri Sendiri


Situasi yang menimpa teman tersebut adalah kehilangan dari mendapatkan penghargaan atau apresiasi. Kehilangan penghasilan yang di inginkannya karena gajinya tidak naik, lalu berkurangnya kebebasan karena tanggung jawab pekerjaan yang bertambah.

Hal ini terus terolah di pikirannya dan melahirkan pikiran tentang keinginan untuk mendapatkan kedua hal yang hilang tadi, punya penghasilan yang di inginkan dan mempunyai kebebasan.
Kedua hal ini jarang sekali di dapatkan dengan bekerja untuk orang lain. Untuk mendapatkan kedua hal tadi, salah satunya dengan bekerja untuk diri sendiri.

Pengalaman Bekerja untuk Orang Lain


Setiap hari bekerja dari pagi sampai sore. Pulang ke rumah sudah kecapaian, terkadang ada emosi tidak enak di tempat bekerja yang ikut terbawa pulang dan membuat suasana di rumah menjadi tidak kondusif.
Setiap hari bekerja dari pagi sampai sore, terkadang harus lembur dan pulang malam, karena ada pekerjaan yang mendesak atau karena butuh uang tambahan.

Ada yang salah dengan rutinitas ini, tapi, ini juga tidak salah, kita sedang menunaikan kewajiban, sebagai kepala rumah tangga, sebagai orang yang punya keinginan, kita memerlukan penghasilan dan baru jalan ini yang bisa kita jalani.

Apabila Anda saat ini sedang merasakan suasana yang tidak nyaman di tempat kerja, lalu pikiran untuk berhenti bekerja seakan menari-nari di kepala, berhentilah sejenak, bersabarlah, pikirkan dengan matang dan berpikirlah dengan jernih, solusi yang terbaik pasti akan kita dapatkan.

Terimakasih untuk waktunya, sukses untuk Anda.

Baca juga :

Popular Posts

Get Paid to View Sites