Belajar & Berbagi

Rencana Setelah Menerima Gaji

Rencana Setelah Menerima Gaji / Gajian

Gajian, menerima gaji, adalah salah satu hal yang sangat membahagiakan tentunya. Tetapi ternyata, ada sebagian orang yang katanya merasa sedih, bingung, hampa dan lain-lain saat mereka menerima gaji. Alasan umumnya adalah karena uang gaji mereka, semua atau sebagian besar hanya numpang lewat saja. Sejumlah tagihan sudah menunggu mereka.


Setiap orang punya rezekinya masing-masing. Ada yang merasa kalau jumlah gajinya lebih kecil dibanding pengeluarannya. Sebagian yang lain merasa kalau gajinya itu pas-pasan dan sebagian lainnya, jumlah gaji mereka diatas jumlah pengeluarannya.

Setiap orang menginginkan kondisi keuangan yang lebih baik. Ingin punya tabungan untuk berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, atau untuk masa depan yang lebih baik. Menyekolahkan anak setinggi-tingginya, diantaranya, tentunya membutuhkan uang lebih.
Lalu bagaimana bila kondisi uang yang didapatkan lebih kecil dibanding jumlah pengeluaran ?
Sebuah kondisi yang sulit, tapi yakinlah setiap ada kemauan pasti akan ada jalan.

Setelah menerima gaji, apakah telah punya rencana tentang pengeluaran? Mengatur pengeluaran bisa jadi sangat penting. Memilah-milah pengeluaran, mana yang penting dan mana yang tidak penting. Dahulukanlah yang penting dan tundalah untuk pengeluaran yang tidak penting.
Apabila pengeluaran terasa penting semuanya, buatlah skala prioritas dan urutkanlah, mungkin masih ada hal penting yang bisa kita tunda.

Sebuah Ilmu Tentang Menabung.

Dalam sebuah buku yang pernah saya baca, katanya, bila kita sangat ingin menabung tetapi terkendala dengan berbagai macam alasan, maka buatlah sebuah perjanjian dengan diri sendiri untuk langsung menabungkan 10% dari gaji. Segala kebutuhan akan dibiayai oleh 90 % sisa gaji tadi.
Sepertinya ini adalah ilmu yang sulit, tapi bila diperhatikan, cara ini sering dipraktekkan olah banyak para orang tua dulu. Mereka, ketika akan menanak nasi, misalnya setiap hari akan menanak nasi sebanyak 1 kg, mereka memisahkan sebagian kecil beras 1 kg tersebut dan disimpan di tempat beras cadangan. Hal ini terus dilakukan dan hasilnya, ketika beras sudah habis, mereka tidak perlu dulu untuk membeli beras, karena di tempat beras cadangan terdapat beras hasil dari memisahkan yang sebagian tadi yang terus dilakukan selama ini.
Dengan kata lain, jatah makan kita adalah 1 kg, tetapi sebagian kecil berasnya sudah terlebih dulu ditabung, berarti, kita makan dengan jumlah yang tidak 1 kg lagi. Bukankah ini sama dengan kita hidup tidak dengan 100% gaji kita, karena sebagian gaji (10%) sudah terlebih dulu ditabungkan.

Ini hanyalah strategi duniawi saja. Bisa jadi ini adalah hal yang bagus untuk dilakukan tapi mungkin juga ini adalah cara yang kurang bagus. Semua kembali kepada kita.
Memiliki rencana untuk setelah menerima gaji ataupun tidak ada rencana, yang penting kita nikmati hidup ini. Jangan lupa untuk selalu ingat kepada Tuhan.

Untuk rezeki berlimpah, di dalam agama Islam diajarkan untuk bersedekah. Dan kabarnya, banyak orang-orang kaya di luar sana juga sering memberikan sebagian hartanya untuk kepentingan orang lain, di sebuah yayasan misalnya.

Setelah menerima gaji, Anda sudah punya rencana mengatur pengeluarannya atau Anda memilih mengalir saja ?
Sukses untuk Anda!


Baca juga :



Popular Posts

Get Paid to View Sites