Belajar & Berbagi

4 Jenis Penghasilan dan Perbedaannya

4 Jenis Penghasilan dan Perbedaannya

Mungkin Anda pernah mendengar The Cashflow Quadrant atau 4 Kuadran, yaitu kurang lebih tentang 4 jenis penghasilan, sebagai Employee, Self-Employed, Business Owner dan Investor.


Ada perbedaan diantara keempat nya, tetapi tidak ada yang jelek antara satu dan yang lainnya.
Berikut perbedaannya :

Employee

Adalah jenis penghasilan yang didapatkan oleh orang-orang yang bekerja kepada orang lain (mempunyai bos).

Self-Employed

Adalah jenis penghasilan yang didapatkan oleh orang-orang yang bekerja sendiri (tidak mempunyai bos).

Menurut Robert T. Kiyosaki, kedua jenis penghasilan ini berada di kuadran kiri, yaitu kuadran ‘bekerja untuk uang’, sementara dua jenis penghasilan berikutnya disebut berada di kuadran kanan (uang yang bekerja untuk mereka).

Business Owner

Adalah jenis penghasilan yang didapatkan oleh orang-orang yang mempunyai beberapa orang yang bekerja untuknya.

Investor

Adalah jenis penghasilan yang didapatkan oleh orang-orang yang menyimpan uangnya di dalam bentuk usaha yang berjalan.

Perbedaan 4 jenis penghasilan berikutnya sebagai Employee, Self-Employed, Business Owner & Investor adalah waktu, contoh ceritanya misalnya dengan asumsi masing-masing bekerja untuk mendapatkan penghasilan sekian juta rupiah dalam satu bulan.

Employee

Mereka bekerja 5 hari dalam 1 minggu selama 1 bulan, mulai dari jam 8 pagi sampai dengan jam 4.30 sore (misalnya).
Selama bekerja, seorang employee bisa mengajukan izin tidak masuk jika ada keperluan. Bila minggu sebelumnya mereka pernah izin tidak masuk lalu sekarang mempunyai keperluan lagi, mungkin seandainya dia mempunyai bos yang baik hati, akan memberikan izin. Lalu, apabila minggu depannya ada keperluan lagi dan minta izin untuk tidak masuk kerja, apakah si bos akan memberikan izin ? Seandainya bos ini benar-benar orang yang baik hatinya, beliau masih mau memberi izin, tetapi terkadang kita mempunyai rasa tidak enak apabila terlalu banyak tidak masuk kerja.

Self-Employed

Sama seperti Employee, mereka juga harus bekerja walau memang mempunyai kelonggaran waktu. Seorang Self-Employed bisa memilih waktu kapan harus bekerja dan kapan harus libur. Seandainya dalam 1 hari atau dalam 1 minggu, sudah mempunyai penghasilan untuk 1 bulan, dia bisa saja memilih untuk libur bekerja tanpa harus minta izin, karena seorang Self-Employed tidak mempunyai bos.

Business Owner

Jenis penghasilan seperti ini mungkin sedikit jumlahnya, karena mereka adalah pemilik usaha. Seorang Business Owner, juga mempunyai kebebasan dalam waktu bekerja, dia bisa bebas memilih jam kerja nya sendiri, bahkan, bila Bisnisnya sudah jalan dengan sistem, dia bisa dikategorikan sebagai seorang Investor.

Investor

Mereka lebih banyak mempunyai kebebasan. Bekerja di tempat mereka menginvestasikan uangnya, mungkin saja tidak diperlukan.
Sang Investor mempunyai kontrol waktu yang terbagus di banding 3 jenis penghasilan lainnya.
Untuk mendapatkan penghasilan di akhir bulan misalnya, sang investor bisa bekerja di lapangan golf, atau bekerja menonton langsung sepakbola Eropa, dan sebagainya. Investor bisa beraktifitas apa saja baik di dalam usaha ataupun diluar usahanya.

Dari keempat jenis penghasilan tadi, saya lebih suka dengan jenis penghasilan terakhir, sebagai Investor, bagaimana dengan Anda?
Menurut Robert T. Kiyosaki, untuk menjadi seorang Investor, tidak selalu harus memiliki uang yang banyak. Kita bisa memulainya dari sekarang, mulai dengan menyisihkan waktu, semisal membuat rencana dan lain sebagainya.

Itulah perbedaan dari 4 jenis penghasilan, sebagai Employee, Self-Employed, Business Owner & Investor yang saya lihat. Apapun jenis penghasilan Anda, jangan lupa untuk berbagi.

Baca juga :




Popular Posts