Belajar & Berbagi

Yang Kaya Kok Bisa Makin kaya

Yang Kaya Kok Bisa Makin kaya
Tentang kekayaan, banyak orang diluar sana yang mengatakan bahwa yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Keadaan ini bukan kali ini saja, tapi dari puluhan tahun ke belakang, hal ini sudah terjadi seperti ini.

Salah satu kebiasaan yang membuat keadaan tersebut terjadi adalah "Menunda Kesenangan dan Tidak Berhenti Belajar".
Orang kaya, walaupun penghasilannya bertambah besar, gaya hidupnya masih tetap sama, menunda kesenangan.

Penghasilan orang kaya ini dibelanjakan kedalam asset, sesuatu yang bisa memberikan mereka penghasilan yang lain, misalnya dengan membeli saham yang menghasilkan deviden, membangun rumah kost kost-an, membangun atau membeli ruko yang dikontrakkan, membangun mall yang disewakan, usaha-usaha lain yang menghasilkan, sehingga penghasilannya akan terus berlipat.

Sementara orang miskin, begitu penghasilannya bertambah besar, mereka membeli TV yang besar, membeli handphone yang lebih baru, membeli baju mahal yang bermerk, banyak makan di luar rumah, di restoran mewah, ikut asuransi yang tidak perlu, dan lain lain.

Yang kaya kok bisa makin kaya, karena penghasilan mereka memberikan penghasilan tambahan. Semakain banyak mempunyai asset, semakin banyak pundi-pundi uangnya.

Yang miskin makin miskin, karena penghasilan mereka tidak memberi mereka penghasilan tambahan. Penghasilan mereka dibelanjakan kepada sesuatu yang bukan sebuah asset. Barang elektronik atau pakaian untuk dipakai jelas sekali tidak akan memberikan penghasilan.

“If you work for money, you give the power to your employer. If money works for you, you keep the power and control”

Orang kaya mengendalikan masa depan keuangannya. Pengendalian itu menjadi penting untuk mencapai hal-hal yang Anda impikan.
Investasi, adalah salah satunya. Banyak orang menganggap berinvestasi itu berisiko. Padahal resiko sebenarnya adalah melakukan sesuatu padahal kita tidak pernah mempelajari tentang apa yang kita lakukan.

Orang miskin tidak punya kendali atas masa depannya. Tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran. Mereka kurang mengerti tentang asset dan liabilitas. Orang kaya sibuk membeli asset, sementara orang miskin sibuk membeli liabilitas.

Daripada Tidak Produktif Dan Terus-Terusan Menyalahkan Pemerintah, Lebih Baik Kamu Cek Diri Sendiri. Yakin Udah Siap Kaya?

Beberapa perbedaan lain antara orang kaya dan orang miskin

 (dari  www.hipwee.com )


  • Orang Kaya punya Visi yang Jelas Soal Hidup yang Ingin Mereka Bangun, Orang Miskin Justru Merasa Tidak Punya Kontrol Terhadap Hidup
  • Orang Kaya Berani Bermimpi Besar, Orang Miskin Cuma Omong Besar
  • Orang Dengan Mental Siap Kaya Berpikir Untuk Menang, Sementara Orang Miskin Selalu Takut Kalah
  • Dia yang Siap Kaya Fokus Melihat Peluang, Dia yang Siap Miskin Selamanya Hanya Melihat Rintangan
  • Orang Kaya dan Orang Miskin Dibedakan Dari Komitmen Mereka
  • Orang Kaya Memilih Untuk Mengelilingi Dirinya Dengan Orang-Orang Sukses
  • Kemauan Belajar, Membedakan Mereka yang Akan Bertambah Kaya dan Mereka yang Akan Tetap Miskin Selamanya

Baca juga :

Popular Posts

Get Paid to View Sites