Belajar & Berbagi

Akibat Menunda Pekerjaan

Menunda Pekerjaan

Banyak juga di antara rekan-rekan kerja dulu yang suka menunda pekerjaan. Alasannya bisa bermacam-macam, entah itu karena pekerjaannya sedikit lalu mereka bilang nanggung untuk mengerjakannya dan akan di kerjakan nanti bila telah datang pekerjaan berikutnya. Ini adalah salah satu alasan di balik menunda pekerjaan. Apakah menunda pekerjaan itu adalah hal baik mengingat cukup banyak juga orang yang melakukannya?

Di dalam ajaran Islam, dalam sebuah hadits di jelaskan kurang lebih bahwa kita harus mengerjakan 5 hal ini sebelum datang 5 hal yang lain. Ini menandakan bahwa ajaran Islam tidak mendukung yang namanya menunda pekerjaan, karena kita tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Jadi, apakah menunda pekerjaan itu jelek? Seandainya itu membuat kita atau pihak lain tersiksa atau terrugikan, bisa jadi menunda pekerjaan adalah hal yang tidak bagus.
Sepertinya akan lebih baik jika kita selesaikan saja apa yang bisa kita kerjakan hari ini, karena nanti atau besok, pekerjaan lain pasti sudah menunggu.

Hal lain yang menyebabkan kita menunda pekerjaan adalah rasa malas.
Dalam sebuah riset dijelaskan bahwa hampir 60% orang gagal dalam berusaha karena will power yang sudah habis sehingga muncullah rasa malas dalam melakukan usaha tersebut yang selanjutnya berpengaruh pada produktifitas kerja kita.
Hal ini bisa dinamakan "Kemalasan menghasilkan penundaan"

Banyak faktor yang bisa menimbulkan rasa malas yang mengakibatkan menunda pekerjaan.
Bermain-main di dunia sosial media, ini adalah satu hal yang asik. Kaum lelaki biasanya terlena dengan teman-teman medsos nya yang berparas cantik dan menarik. Sementara kaum perempuan asik bergosip dengan gang sosmed nya.
Karena begitu asiknya, mereka tidak menyadari bahwa pekerjaan telah menjadi bertambah banyak. Ketika sadar, mereka menjadi kehilangan semangat karena pekerjaan bertumpuk.

Coba Anda berhenti sejenak, lalu pikirkan berapa banyak waktu yang terbuang setiap harinya, hanya karena malas dan tergoda dengan melakukan hal-hal yang tidak begitu penting, seperti berselancar di sosial media tadi.
Ketika pekerjaan yang begitu banyak dan menumpuk di meja, biasanya akan membuat kita bekerja dengan tidak maksimal. Konsentrasi sedikit buyar karena adanya tantangan dari sebuah beban pekerjaan yang berujung pada hasil yang juga tidak maksimal.

Hal ini tentu akan berdampak kepada citra kita. Orang lain termasuk bos, mereka bisa menilai produktifitas kita. Lambat laun bos akan mengetahui cara kerja kita, dan bila si bos menilai jelek terhadap produktifitas kerja kita, tentu hal ini juga akan berpengaruh terhadap jabatan dan penghasilan.

Banyak orang yang suka dengan orang yang rajin dan kreatif.
Banyak orang yang suka dengan orang yang bekerja cepat dan tepat.
Jika kita bisa memposisikan menjadi orang itu, tentulah kita akan menjadi orang yang di sukai banyak orang.
Mari hidup lebih nyaman dengan tidak ada pekerjaan yang tertunda, hidup dengan membuang rasa malas dan senang berusaha lebih, hidup dengan produktifitas kerja yang terus naik.

Baca juga :

Popular Posts