Masih Susah Mencari Nafkah di Negeri Kaya?

Baca Juga

Masih Susah Mencari Nafkah di Negeri Kaya?

Negeri ini negeri kaya, walau masih ada yang merasa sedang susah mencari nafkah. Apalagi mempunyai pendidikan yang tidak begitu tinggi, pekerjaan enak susah untuk di dapat.


Lemparkan biji ke halaman
Kelak kan menjadi barang (Slank:Kopi Air Hujan)

Apakah kita yakin kalau rezeki kita bisa datang bukan hanya dari bekerja saja?
Jalan nafkah kita bisa bermacam-macam. Dengan melatih kejelian menangkap peluang, uang pasti akan datang. Walaupun hal ini mungkin tidak semua orang bisa melakukannya, tapi kalau terus belajar, pasti akan menjadi bisa.

Menadahkan tangan di jalanan
Kelak kan menjadi uang (Slank:Kopi Air Hujan)

Ada banyak berita tentang menadahkan tangan. Seperti Ramadhan tahun ini, masih ada saja warga negeri ini yang berhasil ‘memanfaatkannya’. Seorang kakek, bisa mengumpulkan Rp.2 juta dalam beberapa hari saja di awal-awal Ramadhan dengan menjadi pengemis.
Lihatlah, sebenarnya tidak susah mencari nafkah di negeri kaya ini.

Gak ada tangis bayi kelaparan..
Gak ada dentuman meriam.. (Slank:Kopi Air Hujan)

Apabila saat ini ada yang sedang tidak punya pekerjaan, bersabarlah. Kita masih beruntung masih bisa bergerak bebas. Dengan situasi sedamai disini, peluang usaha masih bisa di cari atau bila kita jeli, jalan nafkah bisa di ciptakan.

Di kampung di kota orang sibuk pada bisnis (Slank:Kopi Air Hujan)

Masih merasa susah mencari nafkah?
Coba buka internet. Hampir semua orang di berbagai wilayah, sekarang bisa mengakses internet. Bila sedang mencari peluang usaha, internet bisa membantu.

Hidup di alam yang ramah
Di atas tanah subur & kaya (Slank:Kopi Air Hujan)

Banyak cara untuk mencari tambahan penghasilan bagi keluarga. Bisa dengan merintis usaha dari sesuatu yang menjadi hobi atau kesukaan kita. Kalau merintis bisnis sesuai hobi atau minat maka dapat dijalani dengan lebih santai, dan lebih percaya diri menghadapi tantangannya.
Tidak perlu sampai memutar otak untuk mencari pasar. Kita bisa memulainya dengan menawarkan produk tersebut pada keluarga, teman, dan tetangga. Bila telah terasa berkembang, barulah kita mencoba untuk memperluas pasar. Jangan lupa untuk berinvestasi dari dini, untuk kedepannya memiliki aset, sesuatu yang akan memberikan penghasilan.

Gak usah banyak tanya
Mikir dikit pasti jalan!! (Slank:Kopi Air Hujan)

Gojek...adalah pengembangan dari ojek, sebuah jasa transportasi yang sebelumnya mungkin sebuah profesi rendahan di mata banyak orang (mohon maaf). Dengan sebuah pemikiran, dengan sebuah ide, dengan sebuah visi, ojek menjadi Gojek, jenis transportasi yang lebih profesional, dan tentunya penghasilan pun bisa meningkat.

Semoga menginspirasi...untuk kreatif mencari nafkah...

Minal Aidin Walpaidzin


Baca juga :