Belajar & Berbagi

Belajar Menjual (Pemasaran) di Internet

Belajar Menjual (Pemasaran) di Internet

Salah satu keterampilan yang perlu dikuasai oleh seorang entrepreneur adalah keterampilan menjual. Seni menjual ternyata juga dibutuhkan oleh banyak orang orang, bukan hanya entrepreneur. Dengan menguasai ilmu menjual, sebagian dari sukses sudah dalam genggaman.


Berbicara mengenai menjual, ternyata bukan hanya sekedar tentang jual beli barang. Promosi, merayu, negosiasi, adalah bagian dari seni menjual.

Bukan hal yang aneh, sebagian besar masyarakat sedikit alergi dengan kata-kata menjual atau jualan, padahal setiap hari banyak orang mempraktekkan seni menjual ini.

Untuk bisa sukses menjual, perlu untuk terlebih dahulu meraih simpati atau kepercayaan pihak lain atau calon pelanggan. Orang yang telah memperoleh hal ini akan lebih mudah baginya untuk menawarkan hal lain.

Sebuah cerita. Suatu hari Anda didatangi seseorang yang akan menawarkan suatu produk. Si penjual tersebut tidak langsung menawari Anda produknya. Dia tidak berbicara tentang diri atau produknya. Beberapa menit terjadi obrolan, obrolan tentang Anda, hanya tentang Anda.

Seketika itu juga, Anda seperti kena hipnotis. Anda suka dengan penjual itu. Menurut Anda, penjual itu adalah orang yang memahami Anda. Dalam benak Anda, penjual itu adalah teman Anda, seorang teman yang akan menguntungkan Anda.

Penjual itu telah berhasil meraih kepercayaan Anda. Dia tidak memposisikan diri sebagai penjual. Dia memposisikan diri sebagai bagian dari Anda. Dia memberikan pertimbangan-pertimbangan tentang keperluan Anda dengan produk yang dia punya. Anda tidak merasa dijejali dengan penawaran. Yang Anda rasakan adalah bahwa Anda memerlukan produk yang ditawarkan penjual itu.

Itu adalah cerita yang terjadi di dunia nyata. Di dunia maya (internet) saat ini, aktifitas jual beli sedang dalam kondisi trend. Omset dari online shopping ini terus meningkat setiap tahunnya. Strategi penjualan di dunia nyata bisa dipakai di internet, tentunya dengan gaya yang berbeda.

Dunia nyata dan internet adalah dua dunia yang berbeda, tetapi yang menjalaninya sama, yaitu manusia.

Seni menjual yang sukses di dunia nyata tentu bisa sukses juga di internet. Walau dunianya berbeda, tapi ilmu dasarnya sama. Meraih kepercayaan pelanggan adalah salah satu poin penting dan berlaku di dua dunia berbeda ini.

Tapi juga, walaupun dasarnya sama, tapi yang dilakukan akan berbeda. Di dunia nyata, penjual dan calon pembeli berinteraksi. Ada tatap muka, ada aktifitas melihat dan mendengar, terkadang ada sentuhan dari hati ke hati. Sementara di internet hanya ada aktifitas membaca dan melihat yang terbatas.

Pemasaran di internet menjadi begitu terbatas. Penjual tidak leluasa untuk memperlihatkan seluruh kelebihannya sehingga calon pembeli pun tak mempunyai banyak informasi untuk langsung membeli.
Salah satu yang membuat terjadinya penjualan adalah karena keyakinan calon pembeli bahwa Anda bisa dipercaya.
Jadi, yang perlu dilakukan adalah sama. Di dunia nyata ataupun di internet adalah meraih kepercayaan calon pembeli.

Untuk mendapatkan hal tersebut, di dunia nyata, selain merangkai kata-kata, Anda juga bisa menggunakan ekspresi atau bahasa tubuh. Sementara di internet, banyak yang harus dilakukan, bukan hanya sekedar merangkai kata-kata.

Di internet, ada istilah yang bernama spam. Sebuah tindakan yang dikategorikan sampah. Sebuah tindakan yang tidak pada tempatnya. Pemasaran di internet perlu memahami hal seperti ini. Lakukan promosi di tempat promosi. Jajakan dagangan di tempat jualan.

Orang yang sudah menguasai seni menjual, seperti seseorang yang bisa menjual sisir kepada orang yang tidak mempunyai rambut.

Kebanyakan orang online bukan untuk berbelanja. Ada yang sedang having fun, atau mencari-cari informasi.
Dengan begitu, pasar di internet ini menjadi sebuah tempat yang bagus untuk belajar menjual atau belajar pemasaran.
Belajar menjual di internet adalah juga tentang bagaimana bisa menjual kepada orang yang sedang tidak berniat berbelanja.

Baca juga :


Popular Posts