Belajar & Berbagi

Industri Padat Karya Solusi Pengangguran

Industri Padat Karya Solusi Pengangguran

Terus bertambahnya angka pengangguran karena terjadinya PHK memang bukan persoalan sepele. Keluarga yang kehilangan pekerjaan akibat PHK bisa mendapat pekerjaan pengganti lewat pekerjaan-pekerjaan padat karya yang disolusikan pemerintah. Mudah-mudahan semua ini menjadi solusi yang baik untuk masalah ekonomi yang sekaang dialami bangsa ini.

Pada tahun 2013,industri padat karya mampu menyerap tenaga kerja yang besar dan menyumbang sepertiga pertumbuhan industri di Tanah Air.
Beberapa industri padat karya seperti tekstil dan produk tekstil (TPT), alas kaki, furnitur, makanan dan minuman, serta industri kecil dan menengah perlu untuk ditingkatkan supaya bisa menyerap banyak tenaga kerja.

Untuk hal tersebut, pemerintah pun perlu untuk meringankan beban industri padat karya ini. Pajak, mungkin salah satu yang perlu diperhatikan. Apalagi UMKM, tentu akan terbantu bila pajak-pajak yang perlu mereka keluarkan diringan pemerintah.
Selain pajak, listrik dan BBM juga perlu diperhatikan. Pemerintah mungkin bisa berusaha maksimal memperbaiki ekonomi bangsa ini dengan memeberikan potongan harga listrik dan BBM untuk industri ppadat karya supaya bisa lebih banyak lagi menyerap tenaga kerja.

Apa itu padat karya?
Mengutip laman Wikipedia, padat karya merupakan kegiatan pembangunan proyek yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia jika dibandingkan dengan tenaga mesin. Menggunakan tenaga manusia dalam jumlah besar. Tujuan utama dari program padat karya adalah untuk membuka lapangan kerja bagi keluarga-keluarga miskin atau kurang mampu yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap.
Proyek padat karya merupakan program pemerintah melalui bappenas untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan pekerjaan pada masa sulit. Menurut Habibi pengembangan industri padat karya sangat tepat karena karena pada saat ini di Indonesia banyak melimpahnya sember daya manusia yang tidak berketrampilan. Sehingga dapat menggurangi angka pengangguran. Salah satu contoh bentuk dari pekerjaan padat karya adalah pekerjaan kontruksi seperti perbaikan jalan, saluran, dan sebagainya. Yang selama ini jarang atau tidak mungkin dimasuki oleh pekerjaan perempuan. Masalah yang dihadapi dalam program kerja padat karya adalah faktor upah yang ideal bagi seorang pekerja. Dalam mendorong pembangunan pemerintah harus lebih mementingkan proyek-proyek padat karya agar kegiatan tersebut dapat mendorong kepentingan golongan ekonomi rendah. Program penciptaan kerja padat karya cenderung menguntungkan pekerja pria ketimbang perempuan.

Tekan Pengangguran, Presiden Jokowi Luncurkan Program Padat Karya


Presiden RI Joko Widodo meluncurkan program padat karya dinamakan 'Investasi Padat Karya Menciptakan Lapangan Kerja'. Program ini untuk mengurangi jumlah pengangguran yang terus bertambah karena adanya Pemutusan Hubungan Kerja.

Akan ada 16 perusahaan padat karya yang diperkirakan bisa menyerap tenaga kerja hingga mencapai seratus ribuan tenaga kerja. Perusahaan-perusahaan tersebut berada di Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang.
Sebagian perusahaan padat karya lain berada di Jawa Tengah. Perusahaan-perusahaan padat karya ini ditargetkan terus menyerap tenaga kerja hingga 2019 nanti.

Baca juga :

Popular Posts

Get Paid to View Sites