Belajar & Berbagi

Menuai Apa Yang Ditabur

Menuai Apa Yang Ditabur

Sudahkah anda merasa down bahkan hingga depresi dan putus asa karena kehilangan semangat dalam berbisnis? Dimulai dengan harapan menggunung akan keuntungan yang diharapkan, tapi malah terhambat oleh kendala-kendala yang membuat anda stress karena tak kunjung dihampiri kesuksesan.


Sebut saja contoh dari tawaran dengan iming-iming penghasilan menguntungkan jutaan rupiah dengan mudah dan cepat. Penawaran itu tidaklah salah, yang salah hanyalah anggapan orang-orang yang berfikiran instan untuk memperoleh cara instan pula demi keuntungan yang luar biasa. Logikanya, jika anda ingin mendapatkan hasil yang luar biasa maka anda juga harus berusaha dengan luar biasa pula. Jadi, selalu ada yang harus dibayar atas upaya meraih keberhasilan dalam bisnis apapun. Ada orang yang bisa meraih keberhasilan dalam hitungan bulan, adapula yang baru bisa meraih keberhasilannya setelah bertahun-tahun.

Hal yang paling penting untuk dipegang teguh adalah mengaplikasikan ketekunan dalam segala usaha yang dilakukan. Ketekunan adalah jaminan dari kesuksesan dengan seluruh totalitas usaha yang sedang digeluti. Dengan mengaplikasikan ketekunan maka bisa diibaratkan menabur benih yang nantinya bisa menuainya dalam bentuk kesuksesan seperti pepatah bilang bahwa siapa menabur pasti akan menuainya. Jadi, melalui ketekunan seseorang akan menuai apa yang ditaburnya dalam hasil yang real yaitu keberhasilan.

Untuk mengumpulkan dan mencapai sebuah angka yang besar maka anda membutuhkan ketekunan sebagai jaminannya. Ambil saja contoh ketekunan untuk menulis 100 artikel tanpa copy paste, berbobot, berkualitas dan menarik , jika anda tekun tentu anda bisa menyelesaikannya bahkan lebih dari jumlah itu namun jika anda tidak tekun alias malas jangankan 100, jumlah 10 pun belu tentu bisa menulisnya. Jadi, inilah alasan mengapa peran tekun ini sangat besar terhadap bisnis yang menjanjikan, tidak lain karena bisnis adalah permainan angka dan jika anda ingin berhasil maka kumpulkan dan raihlah angka yang besar pula.

Mulailah menjalani bisnis dengan tekun sebab sudah jelas sekarang bahwa ketekunan merupakan modal penting , lebih-lebih jika modal uang yang anda miliki pas-pasan bahkan bisa jadi tidak memiliki uang untuk meulainya. Tak masalah memulainya dari menjadi seorang karyawan, nantinya pengalaman pun akan semakin bertambah sekaligus mengumpulkan modal sedikit demi sedikit. Lupakan sejenak mindset kaya mendadak, namun peganglah dengan erat berlakunya hukum no pain no gain.

Ada dua hal yang dibutuhkan untuk membuktikan tindakan tinggi dari ketekunan yaitu kemahiran serta hasil uji coba. Seseorang membutuhkan waktu dalam menekuni sesuatu hingga dia menjadi mahir. Contohnya, pesepakbola yang mahir membuat goal dan menendang sebuah tendangan bebas karena terus berlatih, pembalap yang mahir balapan karena dia tekun berlatih, penemu bohlam lampu yang bisa menciptakannya dengan ribuan kali melakukan uji coba dan lain sebagainya.

Kesimpulannya semua membutuhkan ketekunan dan skill melalui uji coba untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, termasuk dalam berbisnis.

Baca juga :

Popular Posts