Pengalaman Gadai Emas di Pegadaian

Baca Juga

Pengalaman Gadai Emas di Pegadaian

Pegadaian menjadi salah satu solusi bagi sebagian orang dalam mendapatkan dana. Sekarang Pegadaian mempunyai banyak layanan selain gadai. Tempat pembayaran sejumlah tagihan, pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor, dan lain-lain.


Berbicara tentang mendapatkan dana, dana pinjaman, banyak orang melakukannya dengan Pegadaian. Jadi ini adalah alternatif lain mendapatkan dana selain dari Bank. Nasabah mendapatkan dana dari Pegadaian dengan menjaminkan barang berharganya.

Saat menggadaikan barang berharga di Pegadaian, biaya yang keluar adalah biaya administrasi dan biaya sewa atau jasa simpan. Biaya jasa simpan ini sekitar 0.71% per 10 hari. Untuk hitungannya, silahkan dihitung sendiri.

Sebagai percontohan atau sekedar simulasi, saya akan berbagi pengalaman saya sewaktu menggadaikan barang berharga saya ke Pegadaian. Berikut kurang lebih proses detilnya.

Saya datang ke Pegadaian dengan membawa barang yang akan digadaikan. Istilah lainnya barang agunan. Dalam hal ini saya membawa sekeping Logam Mulia seberat 5 gram.

Kemudian petugas Pegadaian melakukan taksiran atas barang agunan saya. Setelah diketahui nilai taksiran dari barang agunan, petugas memberi tahu berapa nilai taksiran dari barang agunan dan berapa jumlah uang yang mungkin bisa saya terima dari Pegadaian dengan barang agunan tersebut.

Pada saat itu, nilai taksiran dari barang agunan saya yaitu sekeping Logam Mulia seberat 5 gram adalah Rp. 2.363.000,- Jumlah uang tertinggi yang bisa saya dapatkan dari pegadaian dengan agunan tersebut sebesar Rp.2.200.000,- Dengan kata lain, utang saya ke Pegadaian sebesar Rp.2.200.000,-.

Setelah saya menyetujui hal tersebut, lalu saya membuat permohonan gadai. Kemudian saya mengisi formulir pendaftaran, lalu menyerahkannya bersama dengan fotokopi KTP dan barang agunan.

Hanya beberapa menit saja, saya lalu disodorkan surat bukti gadai. Saya menandatanganinya, setelah itu saya menerima uangnya. Selesailah proses yang pernah saya alami sewaktu mendapatkan uang dengan menggadaikan Emas di Pegadaian.

Biaya-biaya yang saya keluarkan, yang sudah di keluarkan maupun yang akan di keluarkan selama masa gadai.
Pertama, saat menerima uang di kantor Pegadaian, saya membayar Rp.15.000,- untuk biaya administrasi.
Selanjutnya, nantinya setiap atau per 10 hari, saya membayar jasa penyimpanan atau ujrah sebesar Rp.16.800,-
Jadi, kalau saya melakukan penebusan 30 hari kemudian, maka uang yang nanti saya keluarkan adalah utang (Rp.2.200.000,-) dan jasa simpanan (Rp.16.800,- x 3 = Rp.50.400,-). Jumlah seluruhnya adalah Rp.2.200.000,- + Rp.50.400,- = Rp.2.250.400,-.

Apabila Anda sedang mencari tempat mendapatkan uang dengan agunan yang Anda merasa akan lebih menguntungkan, Anda bisa menghitung hal diatas. Mungkin bisa dibandingkan dengan meminjam uang ke Bank, dan Anda menjadi tahu tempat mana yang memuaskan dan meringankan nasabah.

Sekali lagi, apabila Anda membutuhkan modal usaha, selain datang ke Bank, ada alternatif lain yaitu datang ke Pegadaian. Prosesnya hanya beberapa menit saja. Anda cukup membawa fotokopi KTP atau kartu identitas resmi lainnya serta barang jaminan. Mudahkan? Ada yang tertarik mendapatkan bantuan dana bersama Pegadaian?

Baca juga :